Press "Enter" to skip to content

7 Investor Ini Lagi Cari Startup Potensial, Apa Kamu Salah Satunya?

Hendak melakukan pitching di depan calon investor dalam waktu dekat? Sebelum bertemu investor, ada beberapa hal dasar yang perlu kamu perhatikan, mulai dari memperbarui profil LinkedIn, mempersiapkan pitch deck terbaik, hingga mencari tahu investor yang akan kamu tuju dengan lebih dalam.

Jika kamu sedang mencari kesempatan untuk berkenalan dengan investor, Tech in Asia Conference harus masuk dalam daftar agendamu.

Kami telah mengumumkan lima perusahaan modal ventura (VC) yang akan hadir di segmen Startup-Investor Speed Dating Tech in Asia Conference. Kali ini, kami memperkenalkan delapan investor lain yang akan hadir sebagai mentor pada 8 dan 9 Oktober 2019 mendatang.

Yuk, simak profil mereka berikut ini!


Vertex Ventures

Vertex Ventures Asia Tenggara dan India menyasar startup potensial di seluruh Asia yang tengah mencari pendanaan putaran pertama. Dari seluruh kawasan Asia, Vertex Ventures fokus pada startup yang berasal dari Singapura, Indonesia, Taiwan, dan India.

VC yang berkomitmen untuk berinvestasi sekaligus mendukung pemecahan masalah di bidang kemanusiaan ini juga ingin mengakselerasi pertumbuhan dan transformasi di Asia. Portofolio VC ini melingkupi Payfazz, Warung Pintar, dan Licious.

Vertikal: Game, kesehatan, B2B, C2C, e-commerce, pendidikan, keamanan, SaaS, marketplace, IoT, pembayaran/fintech, produktivitas
Besaran pendanaan: > US$1 juta

Wavemaker Partners

Managing Partner Wavemaker Ventures, Paul Santos

VC dengan basis di Singapura ini memiliki ketertarikan pada perusahaan yang menerapkan diferensiasi teknologi. Didirikan pada 2003 di Los Angeles, Wavemaker Partners telah aktif menanamkan modal di Asia Tenggara sejak 2012, dengan lebih dari delapan puluh perusahaan tergabung sebagai portofolio mereka.

Portofolio Wavemaker Partners termasuk KrASIA, Moka, serta Kalibrr.

Vertikal: B2B
Besaran pendanaan: US$100.000 – US$500.000

Rakuten Ventures

Beroperasi sejak 2014, Rakuten Ventures mendukung startup dengan memberikan suntikan dana, pengalaman, dan dukungan operasional. Perusahaan ini telah berinvestasi pada lebih dari enam puluh perusahaan di seluruh dunia, seperti: Lyft, Carousell, dan Pinterest.

Vertikal: Green tech, game, e-commerce, produktivitas, travel, startup yang potensial, SaaS, pendidikan, C2C, B2B, mobile, marketplace
Besaran pendanaan: mulai dari US$50.000 hingga lebih dari US$1 juta

Mandiri Capital Indonesia

Mandiri Capital Ventures di Tech in Asia Jakarta 2016

Berafiliasi langsung dengan salah satu bank terbesar di Indonesia, Mandiri Capital Indonesia (MCI) memiliki fokus utama pada perusahaan finansial. Dengan jaringan luas dan keahlian finansial mereka, MCI bertujuan membantu perusahaan fintech berkembang.

MCI menawarkan beberapa program pengembangan untuk startup, seperti: investasi modal, pengetahuan dan keahlian, riset jaringan dan pasar, serta program inkubator inklusif. MCI telah berinvestasi pada Jurnal, LinkAja, serta Investree.

Vertikal: Pembayaran/fintech, SaaS, perusahaan sosial
Besaran pendanaan: mulai dari US$100.000 hingga lebih dari US$1 juta

Alpha JWC Ventures

Perusahaan modal ventura ini menaruh perhatian besar terhadap perkembangan industri di Indonesia. Alpha JWC Ventures mencari startup potensial yang berada pada tahap awal hingga pertumbuhan.

Dengan rekam jejak yang kuat dalam berinvestasi di berbagai perusahaan teknologi, VC ini berkomitmen untuk membantu startup mencapai keberhasilan serta menciptakan nilai dan dampak di bidang sosial. Portofolio mereka mencakup DealStreetAsia hingga co-working space WeWork.

Vertikal: SaaS, kesehatan, pendidikan, pembayaran/fintech, B2B, C2C, marketplace, adtech, perusahaan sosial, travel
Besaran pendanaan: mulai dari US$50.000 hingga lebih dari US$1 juta

Coffee Ventures

Coffee Ventures meyakini bahwa startup tidak hanya membutuhkan pendanaan, tetapi juga partner. Selain tertarik pada startup di Asia Tenggara, VC ini juga menekankan pentingnya manajemen dan budaya kewirausahaan kepada pendiri startup yang menjadi mitra mereka.

Coffee Ventures sangat antusias pada ranah kesehatan, pendidikan, keuangan, AI, hingga marketplace. Startup seperti 99.co dan HIJUP adalah bagian dari portofolio mereka.

Vertikal: Startup yang potensial
Besaran pendanaan: US$50.000 – US$100.000

Gobi Partners

Sejak didirikan pada 2002, Gobi Partners telah melakukan investasi di lebih dari 250 startup. Untuk menunjang kehadiran mereka dalam ekosistem startup, VC ini telah memiliki sepuluh kantor yang tersebar di sepuluh kota di negara Asia, dari Bangkok hingga Tokyo.

Portofolio Gobi Partners meliputi Deliveree, Crowdo, dan Glints.

Vertikal: B2B, mobile, keamanan, kesehatan, marketplace, pendidikan, gaming, travel, SaaS, e-commerce, adtech
Besaran pendanaan: mulai dari US$100.000 hingga lebih dari US$1 juta


Tidak ingin melewatkan kesempatan bertemu mereka?

Selain 7 investor di atas, masih ada lebih dari 80 investor yang dapat kamu temui di Speed Dating Tech in Asia Conference. Kamu bisa mengecek daftar lengkapnya di sini.

Karena antusiasme yang tinggi dari para peserta konferensi, kami memperpanjang fase pra-registrasi Speed Dating sampai 25 September 2019 pukul 23.59 WIB.

Untuk berpartisipasi dalam segmen ini, kamu hanya memerlukan satu tiket konferensi. Dengan tiket tersebut, kamu berhak mengikuti seluruh sesi di empat content stage, bertemu dengan ratusan peserta pameran Startup Factory, dan melakukan networking bersama lebih dari enam ribu peserta.

conference button

Jadi, tunggu apa lagi? Jangan sampai melewatkan segmen yang paling dinantikan ini, ya!

(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)

This post 7 Investor Ini Lagi Cari Startup Potensial, Apa Kamu Salah Satunya? appeared first on Tech in Asia Indonesia.