Press "Enter" to skip to content

Akun PayLater Traveloka Dibobol Hacker, Korban Tetap Dibebankan Tagihan

Selamat pagi,

Nama saya Trias. Pada tanggal 4 April 2019 lalu, email Gmail saya kena hack sampai saya harus reset handphone dan ubah ulang password-nya. Setelah bisa buka email lagi, saya mendapat 4 tagihan pembelian tiket ke tempat wisata Jatim Park tanpa sepengetahuan saya. Sekali lagi, ini hanya tagihannya saja yang sampai ke saya, bahkan e-ticketnya pun saya tidak dikirim. Spontan saya kaget banget, karena tidak merasa melakukan pembelian namun dapat tagihan dengan total sekitar Rp2.848.310 dengan rincian dan tagihan seperti ini:

1) Number: #2478664; Date: 4/4/2019 11:09:14; tiket ke Museum Angkut Jatim Park sebesar Rp872.826
2) Number: #2478690; Date: 4/4/2019 11:10:04; tiket ke Museum Angkut Jatim Park sebesar Rp872.798
3) Number: #2478706; Date: 4/4/2019 11:10:45; tiket ke Museum Angkut Jatim Park sebesar Rp872.761
4) Number: #2478737; Date: 4/4/2019 11:12;20; tiket ke Museum Angkut Jatim Park sebesar Rp290.879

Di situlah saya baru sadar kalau akun PayLater Traveloka saya dibobol. Berapa hari setelahnya saya mau pakai akun PayLater saya, namun sudah tidak bisa diakses lagi. Saya heran dan langsung hubungi call center, katanya akun Traveloka saya masih aktif dan terdaftar atas email saya, namun di handphone saya sendiri saya tidak bisa akses. Saya coba registrasi ulang, dibilangnya alamat email saya sudah pernah digunakan.

Karena saya merasa ini sudah tidak beres, akhirnya saya minta akun saya dibekukan, bukti-bukti screenshot pun saya lampirkan. Akhirnya pun saya sedikit tenang karena akun sudah dibekukan. Tetapi, tidak disinggung-singgung sedikitpun oleh CS kemana tagihan itu akan dialamatkan.

Namun, beberapa hari lalu saya di telepon oleh auto-reminder dari Traveloka dan tetap mendapat tagihan ini. Bukan main kaget dan kesalnya saya. Langsung saya hubungi call center Traveloka lagi dan menyatakan kekecewaan dan kemarahan saya tentang hal ini. Saya jelaskan dengan rinci kalau di tanggal 4 April 2019 tsb saya memang kena hack. Responnya apa? Saya dapat email dari Traveloka kalau tagihan tetap dibebankan kepada saya. Yang benar saja! Saya yang dirugikan dan kena hack karena sistem PayLater sendiri kebobolan, dan saya sebagai korban juga yang harus ganti rugi. Seriously, Traveloka?

Karena masih kesal dan tidak terima, saya balas emailnya. Saya lampirkan screenshot email notifikasi dari Google kalau tinggal tsb ada alert kalau password saya diganti. Dan….. responnya adalah….. itu terlampir gambarnya. Saya juga masih tetap dibebankan tagihan. Gimana ya, apakah akan tidak ada solusi lain? Di S&K memang tagihan dibebankan kepada pembeli, tapi kan saya punya bukti kuat kalau di tanggal itu saya kena hack, pasti mereka tahu lah itu bukan saya yang beli. Selain itu, sebelumnya saya udah pernah komplain karena akun Traveloka saya gak bisa diakses dan akhirnya dibekukan sendiri loh sama Traveloka. Nah, by logic, kan Traveloka harusnya tahu saya BUKAN orang yang melakukan pembelian tiket haram itu. Saya yakin recordnya pun masih terekam di Traveloka karena saya udah berkali-kali komplain tentang hal ini.

Di mediakonsumen.com sendiri saya sudah baca banyak sekali keluhan dan kisah seperti saya. Dear Traveloka, tolong diberikan solusi terbaik, saya jelas-jelas adalah korban dan juga banyak orang lainnya. Apakah akan dibiarkan seperti ini? Ini sudah keterlaluan menurut saya pemerasan seperti ini. Tanpa konsumen, Traveloka sendiri juga tidak akan sesukses seperti sekarang kan. Jadi mohon solusi terbaiknya ya!

Regards,

Trias Dian Lestari
Jakarta Selatan

Artikel ini adalah buatan pengguna dan menjadi tanggung jawab penulisnya.



Berikan penilaian mengenai Sistem Keamanan Traveloka:

[Penilaian Rata-rata: 1]


Source

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: