Press "Enter" to skip to content

AWS Gelar Pop-up Loft di Jakarta untuk Dukung Ekosistem Startup

Jakarta menjadi tempat kedua setelah Hong Kong yang dipilih Amazon Web Services (AWS) untuk membuka Pop-up Loft. Tempat ini menjadi ruang kolaborasi dan interaksi yang dinamis untuk entrepreneur, startup, komunitas, dan pengembang untuk memperoleh akses gratis dalam sesi pendidikan dan bisnis yang difasilitasi AWS.

“AWS Loft telah kami luncurkan di Hong Kong, Jepang London, Berlin, dan Munich, dan kini di Jakarta … kami melihat Indonesia sangat potensial untuk terus memunculkan startup yang unik dan inovatif,” ujar Head of Startup Ecosystem Asia Pacific AWS Gaurav Arora saat pembukaan Pop-up Loft Jakarta.

Pihaknya pun mempertimbangkan untuk menempatkan fasilitas serupa pada beberapa kota di Indonesia sebagai upaya membantu pengembangan potensi talenta komputansi awan dan pertumbuhan startup lokal.

Pop-up Loft Jakarta berlokasi di WeWork Noble House, Kawasan Mega Kuningan. Untuk periode kegiatan yang dimulai 7 Oktober hingga 1 November 2019, para pengunjung akan langsung berinteraksi dengan para pakar AWS, mitra AWS Partner Network, dan para pengguna komputasi awan.

Country Leader PT Amazon Web Services Indonesia Gunawan Susanto mengatakan, “Dengan memfasilitasi diskusi dan bertukar gagasan tentang teknologi cloud, kami berharap dapat memainkan peran yang lebih besar dalam mendukung agenda inovasi Indonesia.”

Menghasilkan efisiensi dan inovasi

Sudah banyak startup di Indonesia yang menjadi pengguna, di antaranya adalah Halodoc, Kumparan, Traveloka, Warung Pintar, hingga Kitabisa. “Kami sangat senang dengan hadirnya AWS Pop-up Loft di Jakarta, karena bisa membantu startup di Indonesia memulai perjalanan inovasi di AWS Cloud,” kata Founder dan CEO Kitabisa Alfatih Timur.

Ia mengakui telah terbantu dengan beralih ke Amazon Web Services, antara lain dalam hal pengembangan bisnis, mendorong efisiensi, serta terus berinovasi. Sebagai salah satu platform pendanaan daring untuk bantuan pribadi dan medis, Kitabisa mengklaim telah memfasilitasi lebih dari US$40 juta (sekitar Rp565 miliar) dari jutaan pendonor di seluruh Indonesia.

Selama tiga pekan beroperasi, Pop-up Loft Jakarta menghadirkan berbagai kegiatan, termasuk lebih dari tujuh puluh sesi dengan berbagai topik untuk pelaku bisnis dan bimbingan teknis. Sesi ini akan mencakup workshop, diskusi panel, dan event networking yang diselenggarakan dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

(Diedit oleh Iqbal Kurniawan; Sumber gambar: Gizmologi)

This post AWS Gelar Pop-up Loft di Jakarta untuk Dukung Ekosistem Startup appeared first on Tech in Asia Indonesia.