Press "Enter" to skip to content

[Flash] Jala Kantongi Pendanaan Seed Funding dari 500 Startups

Inti berita:

  • Startup pengembang produk agritech bagi kebutuhan tambak udang, Jala pada 10 September 2019 telah menerima pendanaan seed funding dengan besaran nilai yang tidak disebutkan dari 500 Startups, perusahaan venture capital asal Amerika Serikat.
  • Pendanaan ini nantinya akan digunakan pihak Jala untuk keperluan ekspansi, serta pengembangan produk dan teknologi.

Fakta lainnya:

  • Jala merupakan startup yang didirikan oleh Raynalfie Rahardjo bersama koleganya yang juga sama-sama merupakan lulusan Universitas Gajah Mada di tahun 2015 silam.
  • Startup ini mengembangkan platform khusus bernama Blumbangreksa yang digunakan untuk memonitor tambak udang agar bisa mengatasi masalah kondisi tambak.
  • Lewat alat yang mereka kembangkan, penambak dapat mengukur tingkat keasaman (pH), salinitas, suhu, hingga kandungan oksigen terlarut (DO) dalam air tambak melalui smartphone mereka.
  • Jala bukan satu-satunya startup lokal yang berkomitmen mengatasi industri pertambakan udang dengan basis data di Indonesia. Selain JALA ada pula Nanobubble, startup  asal Banten yang juga menyediakan skema permodalan berbasis crowdfunding kepada petambak.

(Diedit oleh Ancha Hardiansya)

This post [Flash] Jala Kantongi Pendanaan Seed Funding dari 500 Startups appeared first on Tech in Asia Indonesia.