Press "Enter" to skip to content

Fokus UangTeman Setelah Menyelesaikan Pendanaan Seri B Tahap Kedua

UangTeman, startup penyedia pinjaman online, telah menyelesaikan penggalangan dana Seri B tahap kedua setelah mengumpulkan dana mencapai US$10 juta (sekitar Rp138 miliar). Pendanaan tahap kedua ini dipimpin ACA Investments (bagian dari Daiwa Sekuritas Jepang) dengan partisipasi Pegasus Tech Ventures dan Spiral Ventures Jepang.

Tahap ini merupakan kelanjutan dari rangkaian pendanaan Seri B UangTeman, yang tahap pertamanya telah selesai pada Agustus 2019 lalu. Tahap pertama berhasil mengumpulkan dana US$4.2 juta (sekitar Rp58 miliar) dari Draper Associates dan KDDI Open Innovation Fund.

Founder dan CEO UangTeman, Aidil Zulkifli meyakini keberlangsungan setiap bisnis (startup ataupun bukan) bergantung pada fundamental ekonomi dan keberlanjutannya untuk jangka panjang. Ia mengklaim perusahaannya bakal meraih laba (sebelum pajak, biaya bunga, dan depresiasi aset) di akhir 2020 ini.

Selain itu, UangTeman juga berniat untuk menggalang pendanaan Seri C pada paruh kedua 2020. Penggalangan ini ia klaim sebagai proses pengumpulan modal secara aktif yang terakhir bagi perusahaannya.

Melewati masa sulit

Founder dan CEO UangTeman Aidil Zulkifli

Founder dan CEO UangTeman Aidil Zulkifli. Sumber foto: UangTeman

Di tahun 2018, UangTeman sempat menghadapi masa sulit akibat permasalahan internal. Sederet eksekutif senior mereka mengundurkan diri, serta semua kantor cabangnya di luar Jabodetabek menghentikan penyaluran pinjaman untuk sementara.

Tapi kini kondisinya membaik. Melewati masa-masa sulit kata Aidil telah membantunya membuktikan keberlanjutan perusahaannya pada investor. Mereka bahkan sukses jadi salah satu penyedia layanan fintech terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, serta merekrut Deputy CEO baru, yaitu Masa Paskalis Lingga yang pernah menjabat Director of Operations Bank Muamalat serta punya pengalaman puluhan tahun di industri perbankan.

Aidil menyebut UangTeman juga telah menerima pembiayaan utang dari sejumlah lembaga keuangan dalam negeri, serta tengah menjajaki kesepakatan serupa dengan lembaga keuangan yang berbasis di Eropa. Proses ini diperkirakan rampung akhir Februari 2020.

Penyaluran pinjaman UangTeman masih dominan di kredit konsumsi. Aidil berkata porsi penyaluran kredit yang dipakai untuk keperluan usaha nasabahnya baru mencakup 31 persen. “Kekuatan kami adalah pinjaman mikro tanpa agunan,” katanya.

Beberapa pesaing UangTeman, seperti Koinworks dan Amartha, lebih fokus pada kredit usaha. Meski berisiko lebih rendah, tapi nominal pinjaman yang disalurkan untuk pengusaha memerlukan modal jauh lebih besar. Berbeda dari pinjaman mikro yang disalurkan oleh UangTeman dengan nominal masing-masing hingga Rp3 juta.

(Diedit oleh Ancha Hardiansya)

This post Fokus UangTeman Setelah Menyelesaikan Pendanaan Seri B Tahap Kedua appeared first on Tech in Asia.

The post Fokus UangTeman Setelah Menyelesaikan Pendanaan Seri B Tahap Kedua appeared first on Tech in Asia Indonesia.

%d blogger menyukai ini: