Press "Enter" to skip to content

Gaji Anggota DPRD Kita

Anggota DPRD Kabupaten Gresik yang baru saja dilantik bakal menikmati gaji mulai bulan depan. Tapi, ternyata jumlah gaji yang diterima anggota dewan tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan saat mereka maju sebagai caleg. 

Gaji yang diterima anggota DPRD Kabupaten Gresik masih sama dengan anggota dewan sebelumnya. Yakni, sebesar Rp 34,6 juta per bulan.

Dengan rincian, uang representasi sebesar Rp 1,575 juta, tunjangan keluarga sebesar Rp 220.500, tunjangan jabatan Rp 2.283.750, uang paket Rp 157.500, tunjangan komisi Rp 152.250, dan tunjangan badan anggaran (banggar) Rp 91.350.

Kemudian, anggota dewan juga bakal mendapatkan tunjangan komunikasi intensif (TKI) sebesar Rp 12,4 juta. Selain itu, mereka juga mendapatkan tunjangan perumahan sebesar Rp 10,2 juta serta tunjangan transportasi sebesar Rp 7,2 juta.

Dengan gaji sebesar Rp 34,6 juta perbulan, maka selama lima tahun menjabat anggota dewan hanya mengumpulkan uang sebesar Rp 1,5 miliar.

Padahal, biaya yang dikeluarkan untuk bisa duduk menjadi anggota dewan bisa mencapai Rp 1 miliar lebih. “Ya diambil rata-rata segitulah biayanya,” ujar salah satu anggota dewan yang enggan disebutkan namanya.

Selain biaya pencalegan, mereka masih harus mengeluarkan biaya untuk memenuhi kebutuhan konstituen. Mulai dari proposal kegiatan masyarakat, Idul Fitri hingga kegiatan 17 Agustus. Jika dihitung nominalnya mencapai Rp 300 juta selama lima tahun menjabat.

“Sekitar Rp 300 juta. Itu termasuk biaya BBM (bahan bakar) yang harus dikeluarkan untuk ke kantor dewan setiap hari,” ungkap dia.

Ini belum termasuk potongan dari partai politik. Seluruh anggota dewan pasti mendapatkan potongan dari parpol pengusunganya. Nilainya bervariasi tergantung kebijakan parpol. “Kalau itu sudah pasti,” imbuhnya.

Sehingga, total pengeluaran mulai pencalegan hingga menjadi anggota dewan bisa mencapai Rp 1,5 miliar. Atau sama dengan pendapatan yang akan mereka dapatkan dari gaji sebagai anggota dewan selama lima tahun alias sampai purna tugas.

Ketua DPRD Kabupaten Gresik sementara Abdul Qodir mengatakan untuk nominal gaji masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni sekitar Rp 34 juta per bulan. “Iya masih sama, tidak ada perubahan,” ujarnya.

Menurut dia, untuk anggota dewan periode 2019-2024 baru menerima gaji pada September mendatang. Sebab, aturannya kalau pelantikan sebelum tanggal 15, maka gaji bisa diterima bulan itu. “Tapi kalau melewati tanggal 15 maka gaji diterima pada bulan berikutnya,” imbuh dia RADARSURABAYA

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: