Press "Enter" to skip to content

GK Plug and Play Cari 10 Startup Proptech untuk BSD Innovation Labs

Akselerator startup GK Plug and Play Indonesia bersama sejawatnya Digitaraya menyasar sepuluh startup untuk menjalani inkubasi pada BSD Innovation Labs yang terletak di Bumi Serpong Damai (BSD) City. Keduanya dipercaya menjadi mitra Sinar Mas Land (SML) untuk membantu mengembangkan BSD Innovation Labs sebagai akselerator property technology (proptech) pertama di Indonesia.

“Untuk batch I, pendaftaran akan dimulai Oktober 2019. Kami akan mulai menyeleksi 5-10 startup yang mengembangkan aplikasi proptech, connected home dan smart city di fasilitas BSD Innovation Labs,” kata Accelerator Director of GK Plug and Play Indonesia Aaron Nio usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kemitraan tersebut di BSD innovation Labs.

Untuk startup yang lolos di batch I akan mulai digembleng pada Februari 2020 selama 4-5 bulan sebelum masuk tahap grand final (demo day) pada Juni 2020. Sejumlah 5-10 startup lainnya juga akan diseleksi di batch II yang akan dimulai pada Juli 2020 dan grand final berlangsung di Oktober 2020. 

Pihaknya juga akan mencarikan mitra investor dan korporasi untuk membantu pendanaan bagi startup yang terpilih dalam seleksi tersebut. “Kami tidak mematok nilai investasi yang bisa disalurkan, sepanjang sesuai dengan kebutuhan startup yang terpilih kami akan berusaha maksimal mencarikan investasi dari venture capital ataupun corporate partners.”

Panduan dari Google Developers Launchpad

Accelerator Director GK Plug and Play Aaron Nio bersama Managing Director Digitaraya Nicole Yap

Digitaraya sebagai partner program akselerator akan membantu tim startup yang terjaring dalam seleksi tersebut. Startup akan dibimbing untuk meningkatkan cakupan dan kapasitas bisnis, dengan panduan dan dukungan teknologi dari Google Developers Launchpad di Indonesia.

“Nantinya startup dari Indonesia dan seluruh Asia Tenggara akan memiliki akses ke para pemimpin industri, juga para ahli dari Google dan mitra utama kami lainnya,” kata Nicole Yap, Managing Director dari Digitaraya. 

Infrastruktur telekomunikasi canggih yang telah dibangun dan ekosistem berbasis digital yang telah terbentuk di BSD City dinilai akan makin mengakselerasi kemunculan berbagai startup baru di kawasan ini.

“Kemudahan akses terhadap sarana telekomunikasi menjadi salah satu pendorong kemajuan bagi startup, apalagi bila ditambah dengan ekosistem digital yang telah terbentuk, pasti akan semakin mempercepat akselerasi mereka.” 

Melengkapi Digital Hub

Keberadaan startup proptech, smart city, smart living dan connected home akan berfungsi sebagai pemasok solusi lewat inovasi dari aplikasi yang bisa dipakai oleh BSD City selaku pengembang (developer) maupun beragam korporasi yang ada di area itu. 

“Inovasi dan aplikasi dari startup hasil inkubasi itu sebisa mungkin akan kami gunakan untuk meningkatkan kualitas BSD City sebagai smart city terintegrasi berbasis digital,” kata Irawan Harahap, Digital Hub Project Leader dari Sinar Mas Land. “Selain itu juga sebagai salah satu strategi kami untuk menyambut potential buyer generasi mendatang yang akan semakin hirau dengan tuntutan perkembangan teknologi digital.”

Penandatanganan MoU untuk masa awal kerja sama sekitar 3 tahun ini dilakukan Aaron, Nicole, dan Irawan dengan disaksikan oleh Michael Widjaja (Group CEO Sinar Mas Land), Gibran Rakabuming (Investor Digitaraya), Sebastian Trzcinski-Clément (Head of Developer Relations and Startup Ecosystem in Asia, Africa, and the Middle East, Google) serta Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. 

Sebelumnya, untuk mendukung mobilitas di kawasan BSD City, pada Mei 2019 lalu Grab Indonesia meluncurkan layanan sewa skuter elektrik bernama GrabWheels. Peluncuran layanan ini sebagai realisasi dari kerja sama strategis kedua pihak yang diumumkan pada awal Maret 2019 lalu. Untuk menggunakan layanan ini, pengguna hanya perlu mengunduh aplikasi terpisah GrabWheels.

(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)

This post GK Plug and Play Cari 10 Startup Proptech untuk BSD Innovation Labs appeared first on Tech in Asia Indonesia.