Press "Enter" to skip to content

KoinWorks Kembangkan Layanan demi Memenuhi Kebutuhan Pelaku UMKM

Platform peer to peer (P2P) lending KoinWorks tengah berusaha menjadi penyedia multilayanan keuangan di Indonesia. Pembaruan aplikasi, pengembangan layanan, serta kolaborasi diyakini bisa memperluas basis pengguna dan meningkatkan efektivitas penyaluran dana kelolaan.

“Tahun ini kami ingin menjadi super financial app. Ini menunjukkan tekad kami untuk menjadi platform penyedia layanan keuangan terlengkap,” papar Chief Marketing Officer KoinWorks Jonathan Bryan di Jakarta, Rabu 22 Januari 2020.

Penyegaran tampilan antarmuka di aplikasi jadi langkah pertama untuk memudahkan pengguna melakukan beragam aktivitas finansial. Sementara pengembangan layanan dilakukan dengan memadukan teknologi machine learning pada marketplace P2P lending. Pengembangan lainnya meliputi penambahan layanan tabungan emas yang akan dirilis pada kuartal kedua 2020.

Persebaran pengguna juga menambah kepercayaan diri mereka. Dari sekitar 370.000 pengguna Koinworks, 0,54 persen berasal dari Papua, dan 0,44 persen tinggal di luar negeri. “Yang menarik, warga di Aceh kini menjadi pendana terbesar setelah warga di Jabodetabek dan kota-kota besar di Jawa,” kata Jonathan.

KoinWorks berambisi hendak menyalurkan jumlah pinjaman hingga mencapai Rp5,6 triliun pada 2020, naik hingga dua kali lipat dari target 2019 lalu. “Kami fokus mengembangkan layanan dan memperluas pengguna dengan biaya yang terukur tentunya. Langkah ini juga akan menimbulkan kepercayaan dari stakeholder termasuk investor.”

dok/KoinWorks

Gandeng Kementerian Koperasi dan UKM

KoinWorks juga fokus menyasar pelaku usaha kecil dan mikro. Hal itu diwujudkan dalam kemitraan dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) yang ditandatangani pada Selasa 22 Januari 2020 antara Menteri KUKM Teten Masduki dengan CEO and Co-Founder Koinworks Benedicto Haryono.

“Kolaborasi ini mencakup pendampingan secara online maupun offline untuk pemberian pelatihan, akses pembiayaan, dan pendampingan
bagi 4.900 UMKM untuk meningkatkan bisnis mereka secara digital,” kata Vice President of Marketing Koinworks Frecy Ferry Daswaty.

Di kesempatan sama, Ketua Harian Asosiasi Fintech Indonesia Mercy Simorangkir menyatakan peran fintech dalam memperluas inklusi keuangan di masyarakat tergambar dari survei Dewan Nasional Keuangan Inklusif yang dirilis November 2019. “Hasil inovasi fintech turut berkontribusi dalam peningkatan inklusi keuangan itu.”

(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)

This post KoinWorks Kembangkan Layanan demi Memenuhi Kebutuhan Pelaku UMKM appeared first on Tech in Asia.

The post KoinWorks Kembangkan Layanan demi Memenuhi Kebutuhan Pelaku UMKM appeared first on Tech in Asia Indonesia.

%d blogger menyukai ini: