Press "Enter" to skip to content

Modalku Dapat Debt Funding dari Triodos Investment Asal Belanda


Ikhtisar

  • Startup peer to peer (P2P) lending Modalku sudah mengantongi pendanaan seri B dari Softbank Ventures Korea dan berencana menghimpun pendanaan seri C.
  • Grup Modalku hingga akhir November 2019 melaporkan telah sukses menyalurkan pinjaman modal usaha sebesar Rp 10 triliun kepada UMKM di Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Modalku meraih pendanaan baru berupa pembiayan kredit atau debt funding dari Triodos Microfinance Fund dan Triodos Fair Share Fund, bagian dari Triodos Investment Management asal Belanda. Sayangnya, nilai pembiayaan kreditnya tidak dipublikasikan.

Bagi Modalku, rencananya pendanaan tersebut akan digunakan untuk memperluas jangkauan akses permodalan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Co-Founder dan CEO Modalku Reynold Wijaya mengatakan, Modalku ingin menjangkau lebih banyak lagi UMKM. Hal ini diwujudkan dengan beberapa cara, antara lain:

  • Modalku mulai fokus menyasar pembiayaan sektor mikro,
  • penetrasi kepada pedagang pasar, hingga
  • berkolaborasi dengan platform e-commerce untuk menyediakan solusi pendanaan bagi merchant online di seluruh Indonesia.

Modalku juga menyatakan komitmennya untuk serius menyediakan akses keuangan pedagang mikro seperti pemilik toko kelontong. Perusahaan menyediakan kredit produktif sekitar Rp5 juta hingga Rp10 juta kepada pemilik toko kelontong untuk meningkatkan skala bisnisnya.

Ke depannya kata Reynold Wijaya, Modalku ingin menjangkau lebih banyak UMKM di Indonesia. Apalagi jumlah UMKM di negara ini sangat besar, sekitar 63 juta UMKM.

Meski besar, namun data PwC 2019, 74% UMKM tersebut tidak mendapatkan akses pendanaan.

Reynold Wijaya,
Co-Founder dan CEO Modalku

Modalku merupakan portofolio investasi tambahan yang terbaru untuk Triodos Investment Management. Dengan portofolio investasi sebesar 900 juta Euro, Triodos Investment Management menjadi salah satu investor terdepan dalam mendukung inklusi keuangan.

Sejak didirikan pada 2016, Modalku telah menghubungkan UMKM yang belum mendapatkan akses ke pendanaan dengan pemberi pinjaman individu dan institusi melalui platform digital.

Hingga saat ini, jumlah pemberi pinjaman yang terdaftar di Modalku sekitar 150 ribu akun yang terdiri dari individu dan institusi. Pemberi pinjaman individu dari kalangan milenial masih mendominasi profil pemberi pinjaman di Modalku.

Startup fintech ini juga beroperasi di Singapura dan Malaysia di bawah nama Funding Societies. Secara total hingga November ini, perusahaan mengklaim telah menyalurkan modal usaha sebesar Rp10 triliun kepada lebih dari 1 juta pinjaman UMKM di Indonesia, Singapura dan Malaysia.

Meski mayoritas dari modal tersebut disalurkan ke UMKM di Indonesia.

Setelah meraih pendanaan Seri B senilai US$25 juta (sekitar Rp344 miliar) yang didukung oleh SoftBank Ventures Korea, Sequoia India, Alpha JWC Ventures, dan Golden Gate Ventures. Melalui induk usahanya, Funding Societies, Modalku dikabarkan tengah menggalang pendanaan terbaru Seri C dengan nilai sekitar US$50 juta (sekitar Rp704 miliar).

Modalku juga terbilang aktif menjalin kolaborasi dengan banyak startup. Baru-baru ini, mereka terlibat dalam pendanaan seri A startup layanan Software as a Service (Saas) Paper.id bersama Golden Gate Ventures.

(Diedit oleh Ancha Hardiansya)

This post Modalku Dapat Debt Funding dari Triodos Investment Asal Belanda appeared first on Tech in Asia Indonesia.

%d blogger menyukai ini: