Press "Enter" to skip to content

Operasi CIA Gagal Karena Ini

Pemerintah Cina menawarkan 10.000 yuan (hampir Rp20 juta) hingga 500.000 yuan (hampir Rp1 miliar) bagi orang yang bersedia memberi informasi untuk membongkar mata-mata asing. BBC

Hilangnya sejumlah mata-mata merusak jaringan CIA di Cina. Padahal, perlu waktu bertahun-tahun untuk membangunnya. Imbasnya, seperti dilaporkan harian tersebut, hal tersebut mencederai operasi-operasi intelijen di masa mendatang.
Rangkaian peristiwa membuat intelijen AS di Cina berjalan lamban dan ini dipertanyakan sejumlah pejabat pemerintahan Barack Obama. Beberapa kalangan di tubuh pemerintah menilai hal ini merupakan kekacauan keamanan terburuk selama beberapa tahun terakhir.
Matt Apuzzo, seorang wartawan New York Times yang menulis laporan tersebut, mengatakan kepada BBC bahwa pemerintah AS tidak tahu bagaimana Cina bisa mengetahui informan-informan CIA.
“Ada perdebatan di dalam pemerintah AS mengenai apakah ada orang di dalam CIA yang membocorkan informasi, atau apakah agen-agen CIA ceroboh dan ketahuan, atau apakah Cina mampu menembus komunikasi (CIA),” papar Apuzzo. Sumber

Kegagalan CIA di Operasi PRRI & PERMESTA

“Tampaknya tidak ada kemauan berperang di pihak pasukan pembangkang itu. Para pemimpin pemberontakan tidak mampu memberikan ide dan penjelasan kepada tentara mereka mengapa harus berperang. Ini memang perang yang sangat aneh,” kata Dules.

Central Intelligence Agency (CIA) beberapa kali mencoba menjatuhkan pemerintahan Republik Indonesia yang sah. Mereka kerap menggelar operasi rahasia dengan cara membantu pemberontakan atau membayar politisi lokal.
Soekarno adalah salah satu musuh utama CIA era 1950–1960an. CIA membantu para pemberontak Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) di Sumatera dan Perjuangan Rakyat Semesta (Permesta) di Sulawesi tahun 1958.
Namun pemberontakan PRRI dapat dengan mudah ditumpas oleh pasukan gabungan TNI. Operasi CIA pun gagal total.

Setelah Sumatera direbut TNI, para perwira CIA melarikan diri tunggang langgang secara memalukan. Kisah itu ditulis Tim Weiner dalam buku Membongkar Kegagalan CIA yang diterbitkan PT Gramedia Pustaka Utama tahun 2008.
Dengan lesu Bos CIA Allen Dules melapor pada Presiden Eisenhower kalau misi mereka gagal.

“CIA memompakan USD 1 juta ke kantong musuh politik paling kuat Soekarno, Partai Masjumi, pada pemilihan umum parlemen pertama yang dilakukan di Indonesia,” tulis Weiner.
Sementara mantan agen CIA Joseph B Smith mengaku agar tak ketahuan, uang USD 1 juta diberikan begitu saja tanpa harus ada laporan pertanggungjawaban. Sama sekali tak ada bukti tertulis, atau laporan apa-apa mengenai uang yang jumlahnya sangat besar waktu itu.
“Saya tidak tahu bagaimana Masyumi menggunakan uang tersebut,” aku Smith.
Namun rupanya rencana CIA tak sesuai harapan. Partai Nasional Indonesia (PNI) masih menjadi juara umum dengan 8.434.653 suara atau 22,32 persen. Sementara Masyumi berada di posisi kedua dengan 7.903.886 suara atau sekitar 20,92 persen. Yang paling mengkhawatirkan AS, PKI bercokol di posisi keempat dengan 6 juta suara.
Upaya CIA untuk mendongkel Soekarno lewat Pemilu pun gagal.
Kelak tahun 1958, sejumlah petinggi Masyumi mendukung pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) di Sumatera. PRRI diawali dengan kekecewaan sejumlah daerah pada pemerintah pusat. Mereka menilai seharusnya daerah diberi otonomi seluas-luasnya. Pemerintah pusat pun seharusnya lebih peduli mensejahterakan daerah-daerah. Para tokoh PRRI juga marah melihat Soekarno semakin merangkul PKI.
Akhirnya PRRI jadi gerakan bersenjata. Kembali CIA dapat celah masuk. Mereka menyuplai persenjataan dan uang pada para pemberontak Soekarno ini.
Namun dalam waktu singkat, pasukan TNI kembali merebut Sumatera dan mengakhiri pemberontakan tersebut. Soekarno akhirnya membubarkan Masyumi tahun 1960. Baca sumber disini.

Follow me

Mas Bejo

Digitalpreneur dan sociopreneur untuk IndonesiaMaking 4.0. Ketua Bara JP Gresik. Ketua BARKOD Gresik. Founder Yasiam.web.id.
Mas Bejo
Follow me

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: