Press "Enter" to skip to content

Persebaya Vs Persela, Tak Pentingkan Hasil, Djanur akan Lihat Pengaplikasian Strategi Latihan Pemain

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman akui tidak terlalu memikirkan hasil akhir laga Persebaya vs Persela Lamongan pada laga uji coba yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (11/5/2019).

Pelatih asal Majelengka itu mengatakan, fokus penilaian dirinya terhadap Ruben Sanadi dkk pada laga Persebaya vs Persela Lamongan adalah pengaplikasian strategi dari latihan selama ini.

“Yang penting saya bisa mencoba hasil latihan, sejauh mana penyerapan dari pemain dan soal kebugaran fisik, juga soal adaptasi bermain malam hari,” terang pelatih yang akrab disapa Djanur itu usai pimpin latihan di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jumat (10/5/2019).

• Turunkan Skuat Inti, Djanur Jadikan Laga Lawan Persela Persiapan Taktikal Hadapi Bali United

• Tips Jaga Kebugaran dari Bek Tangguh Persela Arif Satria Saat Jalani Laga di Bulan Ramadan

“Soal kalah menang, saya pikir tidak terlalu penting untuk pertandingan uji coba seperti besok,” tambah mantan pelatih Persib Bandung tersebut.

Uji coba Persebaya vs Persela Lamongan merupakan uji coba pertama Persebaya Surabaya hadapi tim satu level (Liga 1).

Dua uji coba sebelumnya, hadapi Anak Bangsa, tim kompetisi internal Persebaya, Bajul Ijo menang 10-1.

• Persebaya vs Persela, Ribuan Fans Persela akan Away ke Surabaya Naik 60 Truk Muatan

Sedangkan saat hadapi Putra Kresna di Gelora Samudra Kuta Bali, Persebaya unggul 8-0.

Terlebih, pada laga uji coba Persebaya vs Persela Lamongan, dikatakan Djanur, akan menjadi persiapan matang tim jelang lakoni laga perdana Liga 1 2019.

Pada laga perdana, Persebaya Surabaya akan sambangi markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis (16/5/2019).

• Persebaya vs Persela Lamongan, 3 Pemain Bajul ijo Cedera di H-1 Laga Jogo Suroboyo Game

Selain itu, Djanur juga akan mencoba skema baru yang ia coba racik saat Persebaya Surabaya lakukan pemusatan latihan di Bali awal bulan Mei 2019 kemarin.

“Tim pelatih ingin melihat sejauh mana (aplikasi latihan), juga mereka lakukan pola baru ini. Sekilas anak-anak cukup antusias,” pungkas Djanur. (Surya/Khairul Amin)

Source

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: