Press "Enter" to skip to content

Telkomsel Mitra Inovasi Beri Pendanaan Seri B1 ke Startup IoT Asal Amerika Serikat

Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), unit ventura bentukan Telkomsel bersama MDI Ventures mengumumkan pendanaan Seri B1 untuk Roambee, startup di bidang logistik dan pemantauan aset berbasis Internet of Things (IoT) asal Amerika Serikat. Sayangnya, TMI tidak mempublikasikan besaran pendanaan tersebut.

CEO TMI Andi Kristianto menyatakan, layanan IoT merupakan salah satu mesin pertumbuhan bisnis digital Telkomsel. Menurut data Telkomsel, hingga kuartal ketiga 2019:

  • Bisnis layanan berbasis digital Telkomsel mengalami pertumbuhan hingga 27,9%, dan
  • Bisnis digital Telkomsel juga berkontribusi sebanyak 63,1% dari total pendapatan mereka.

Dengan begitu, sinergi dengan startup global yang memiliki solusi logistik dan monitoring berbasis IoT seperti Roambee kata Andi, akan membuka peluang inovasi baru dan mendukung bisnis enterprise Telkomsel. Perusahaan plat merah tersebut memang tengah gencar mengembangkan jangkauan teknologi Narrow Band – Internet of Things (NB-IoT).

Melalui keterangan resminya kepada Tech in Asia Andi menyebut, pendanaan kepada Roambee mencerminkan besarnya potensi pasar industri digital Indonesia. Apalagi untuk menarik startup skala global yang telah memiliki portfolio di berbagai negara berbeda.

“Kami berharap sinergi antara Telkomsel dan Roambee mampu mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk menerapkan teknologi digital di setiap lini operasionalnya,” kata Andi.

Sanjay Sharma selaku CEO Roambee mengatakan, kolaborasi ini memungkinkan pihaknya untuk memanfaatkan ekosistem Telkomsel yang lengkap. Seperti:

  • Jangkauan dan infrastruktur telekomunikasi Telkomsel, serta 
  • Jaringan sales enterprise yang luas untuk menghadirkan solusi monitoring bagi perusahaan-perusahaan Indonesia dan Asia.  

Beberapa peluang bisnis dalam operasi rantai pasok yang akan diakselerasi kedua perusahaan tersebut antara lain konvergensi perangkat keras sensor IoT, konektivitas data, dan pengembangan aplikasi.

“Kerja sama ini memberikan solusi dan merampingkan logistik pelanggan kami, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Roambee didirikan pada tahun 2013 lalu dengan menghadirkan solusi logistik pintar dan asset monitoring berbasis IoT. Tujuannya untuk membantu pelanggannya memiliki sistem rantai pasok digital yang mampu meningkatkan bisnis.

Solusi yang dihadirkan Roambee diklaim telah dipakai oleh lebih dari 300 perusahaan di seluruh dunia. Meliputi T-Mobile, Huawei, Oracle, dan Accenture. Saat ini, Roambee berkantor pusat di Santa Clara, California, Amerika Serikat. Mereka juga telah memiliki kantor perwakilan di Meksiko, Brasil, Jerman, Afrika Selatan, Uni Emirat Arab, India dan Malaysia.

Sementara TMI merupakan CVC (Corporate Venture Capital) yang dibentuk oleh Telkomsel pada Mei 2019. Dengan dana kelolaan awal sebesar US$40 juta (Rp546 miliar), TMI fokus membidik startup di fase pertumbuhan. Pada fase ini, startup biasanya telah memiliki traffic dan siap meningkatkan skala bisnisnya.

Roambee tercatat menjadi startup ketiga dalam portfolio investasi TMI. Sebelumnya, mereka telah menyalurkan investasi di sejumlah startup, antara lain:

(Diedit oleh Ancha Hardiansya)

This post Telkomsel Mitra Inovasi Beri Pendanaan Seri B1 ke Startup IoT Asal Amerika Serikat appeared first on Tech in Asia.

The post Telkomsel Mitra Inovasi Beri Pendanaan Seri B1 ke Startup IoT Asal Amerika Serikat appeared first on Tech in Asia Indonesia.

%d blogger menyukai ini: