Press "Enter" to skip to content

Temui Presiden Jokowi, LVRI Laporkan Regenerasi Kepemimpinan Dari Rais Abin Ke Saiful Sulun

Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita berbincang dengan Ketua Umum LVRI Rais Abin dan juga Saiful Sulun, usai diterima Presiden Jokowi, di kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/10) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Ketua Umum Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Rais Abin didampingi sejumlah pengurus dan Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/10) siang.

Ketua Umum LVRI Rais Abin mengatakan, organisasi yang dipimpinnya telah berhasil melaksanakan regenerasi kepemimpinan mulai hari ini. “Dari veteran pejuang kemerdekaan kepada veteran pembela kemerdekaan RI. Itu yang kita laporkan,” kata Rais Abin kepada wartawan usai diterima Presiden Jokowi.

Sementara itu, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita menambahkan, LVRI itu melaporkan kegiatan organisasinya dimana ada Mukernas yang sedang berlangsung hari ini, dan ada pengalihan kekuasan ketua umum.

Ia menjelaskan, waktu kongres kemarin calon yang disiapkan untuk menjadi ketua umum LVRI mendadak meninggal dunia sehingga dalam kongres itu diputuskan Pak Rais (Abin) menjadi ketua umum, dan Pak Rais diberikan mandat penuh dalam kongres untuk menyiapkan ketua umum-ketua umum berikutnya.

“Tadi Pak Rais sebagai ketua umum LVRI melaporkan kepada Bapak Presiden, bahwa beliau sebagai ketua umum LVRI sudah siap untuk menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Pak Saiful Sulun, akan dikukuhkan pada mukernas yang mereka laksanakan hari ini,” sambung Mensos.

Ditambahkan Mensos,  bagaimana pun kepentingan LVRI itu adalah keberadaan dari pengurusnya yang berdasarkan Keppres. “Jadi peran dari Bapak Presiden itu sangat penting. Alhamdulillah tadi Bapak Presiden menyetujui semua,” kata Mensos tanpa merinci yang disetujui itu apa saja.

Selaku Mensos sendiri, Agus Gumiwang akan membantu beberapa program  LVRI setelah Mukernas nanti. Untuk itu, pihak akan mencoba merumuskan MoU agar Kementerian Sosial dan LVRI ada kerjasama.

“Tadi disampaikan bahwa ada kepentingan dari LVRI khususnya di daerah-daerah, lebih khusus lagi daerah-daerah yang banyak terjadi bencana dimana banyak anggota LVRI yang notabene sudah sepuh itu menjadi korban bencana diminta untuk memberi perhatian lebih khusus lagi. Perhatian khusus kepada mereka yang menjadi korban anggota LVRI yang kena bencana,” pungkas Mensos. (FID/RAH/ES)

%d blogger menyukai ini: